3 Bahan Penjernih Air dan Cara Penggunaan

filter air – Menjernihkan air keruh bisa dilakukan dengan menggunakan media penjernih air tertentu. Mulai dari pemakaian bahan bekas hingga bahan tradisional dan alami. Dari sekian banyak jenis penjernih air, manfaat dan bahannya dapat dibagi menjadi tiga besar. Adalah bahan koagulan, flokulan, dan disifenktan yang menjadi bahan dari penjernih air yang paling utama tersebut. 3 bahan tersebut memiliki jenis senyawa kimia masing-masing. Selain jenisnya yang berbeda, fungsi dari masing-masingnya juga berbeda. Selengkapnya akan kami ulas dalam artikel ini.

Ini dia 3 bahan penjernih air, fungsi, dan langkah menggunakannya

Bahan Penjernih Air dan Cara Penggunaan

Koagulan

Fungsi dari koagulan adalah untuk membentuk beberapa gumpalan kecil. Ini menjadi langkah pertama yang bisa dilakukan dalam melakukan upaya menjernihkan air. Untuk diketahui, bahan kimia yang masuk dalam bahan koagulan adalah tawas, senyawa besi, hingga bahan kimia lainnya. Perlu diketahui juga bahwa untuk menjernihkan air, Anda perlu tahu ukuran yang benar untuk digunakan dalam jenis air tertentu. Maksudnya, Anda perlu tahu ukuran perbandingan antara bahan koagulan yang digunakan dengan volume air yang sedang dijernihkan. Misalnya, Anda akan menjernihkan air 1 meter kubik air kotor dan keruh, maka bisa digunakan sebanyak 80 hingga 100 gram tawas untuk menjernihkannya.

Flokulan

Bahan ini berfungsi untuk membentuk gumpalan yang lebih besar dengan massa yang lebih berat. Senyawa yang digunakan sebagai flokulan adalah rantai panjang atau yang dalam bahasa kimia disebut polimer. Flokulan sendiri sudah tersedia di pasar dengan beberapa merek yang berbeda. Anda pun bisa membelinya dengan mudah di toko-toko terdekat. Yang perlu diperhatikan adalah pada saat menjernihkan air, pastikan ukurannya benar. Anda bisa membaca petunjuk penggunaan merek yang Anda pilih atau secara umum biasanya flokulan digunakan sebanyak 4 hingga 6 gram per 1 meter kubik volume air yang sedang dijernihkan dengan bahan penjernih air ini. Flokulan biasanya dimasukkan sesaat setelah koagulan dimasukkan dalam air dan terbentuk gumpalan kecil. Sama seperti koagulan yang dimasukkan dengan cara sedikit demi sedikit, flokulan juga harus dimasukkan secara sedikit demi sedikit ke dalam air.

Disifenktan

Fungsi dari disifenktan adalah sebagai pembunuh bakteri dan kuman yang ada di dalam air yang tercemar dan keruh tersebut. Yang termasuk dalam bahan disifenktan ini adalah kaporit cair dan yang lainnya. Biasanya, untuk menjernihkan sebanyak 1 meter kubik air tercemar, Anda akan membutuhkan 0,2 gram kaporit. Disifenktan biasanya ditambahkan di tahapan akhir setelah air tercemar yang diaduk dan diendapkan kandungannya secara sempurna. Biasanya, air yang telah mengendap tersebut harus dipindahkan ke wadah lain baru diberi kaporit.

Bahan penjernih air di atas bisa dipilih sebagai cara yang sederhana dan cukup membutuhkan waktu. Anda bisa memilih Nicofilter yang bisa menjadi solusi terbaik dan praktis untuk menjernihkan air keruh dan kuning.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *