Bahan Kimia yang Digunakan Sebagai Penjernih Air

Bahan Kimia yang Digunakan Sebagai Penjernih Air – Pernahkah Anda mendengar tentang penggunaan bahan kimia untuk menjernihkan air? Ya, untuk menjernihkan dan memfilter air, kita bisa menggunakan bahan kimia. Khususnya dalam hal pengikatan unsur kimia lain yang ada dalam air terkontaminasi tersebut. Tentu saja, banyak sekali jenis bahan kimia yang ada di dunia ini yang bisa digunakan untuk melakukan misi baik itu. Dan kami akan mengulas beberapa di antaranya untuk Anda. Sehingga Anda bisa lebih tahu dan mengenal teknologi filter air yang Anda gunakan di rumah. Apakah menggunakan bahan kimia atau tidak dan bagaimana prosesnya, silakan simak dalam ulasan kami tentang bahan kimia yang umum digunakan sebagai penjernih air.

Berikut ini adalah bahan kimia yang digunakan sebagai penjernih air

Bahan Kimia yang Digunakan Sebagai Penjernih Air

Klorin

Penggunaan klorin sebagai penjernih air sangatlah umum. Bahan kimia satu ini memiliki khasiat untuk menghilangkan kontaminan dan harganya sangat murah. kekurangan dari klorin adalah beracun. Ya, klorin kurang cukup cakap dalam menghilangkan kontaminan fisik maupun kimia. Tidak hanya itu, racun dalam klorin juga bisa meningkatkan efek karsinogen, bahkan bisa menjadi penyebab meningkatnya kolesterol dan risiko penyakit jantung.

Hidrogen peroksida

Hampir semua orang tahu dan kenal hidrogen peroksida. Senyawa ini pun ternyata bisa digunakan sebagai pemurni air atau penjernih air. Hidrogen peroksida digunakan dalam keadaan darurat dan bisa digunakan untuk membunuh bakteri dengan oksigen. Sayangnya, bahan kimia ini juga memiliki sifat beracun.

Iodin

Keuntungan yang bisa didapatkan dari pemakaian iodin untuk menghilangkan kontaminan adalah digunakannya saat terdesak seperti pada saat berkemah. Sayangnya, cara ini dinilai kurang praktis sehingga tidak cocok untuk kehidupan sehari-hari kita.

Brom

Bahan kimia yang digunakan sebagai penjernih air atau filter air selanjutnya adalah brom. Unsur kimia satu ini umumnya digunakan pada air kolam maupun air yang digunakan untuk spa. Sayangnya, unsur satu ini kurang mampu membunuh bakteri hingga benar-benar hilang. Namun bisa menghilangkan bau dan rasa pada air.

Pertukaran ion

Pertukaran ion menjadi salah satu cara menjernihkan air dengan bahan kimia. Pertukaran ion yang dimaksud di sini pada dasarnya sangat sederhana. Misalnya adalah pertukaran antara Natrium dari garam, atau kalsium atau magnesium. Baik itu menggunakan greensand maupun gel zeolit sehingga air menjadi lebih lunak. Air yang dijernihkan dengan cara ini bisa jadi jernih namun rasanya bisa saja asin. Mineral, bahan kimia, logam, dan bahan lainnya pun bisa jadi tidak terpengaruh.

Kelebihan dan kekurangan bahan kimia yang digunakan sebagai penjernih air ini, Anda bisa lebih waspada dalam menjernihkan air Anda. Jangan hanya berfokus pada harga murah, namun kualitas dan hasil yang menyehatkan adalah yang paling penting. Teknologi terbaru telah mengantarkan sejumlah produk filter air ternama salah satunya Nicofilter untuk mewujudkan hal tersebut.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *