Perbedaan Saringan Air Tradisional dan Filter Air

Perbedaan Saringan Air Tradisional dan Filter Air – Air yang sehat menjadi kebutuhan setiap makhluk hidup. Tidak hanya manusia, tumbuhan dan hewan pun membutuhkan air tersebut untuk kehidupan mereka. Jika kita mau melihat secara lebih dekat, perbedaan antara tumbuhan yang hidup di kawasan limbah pabrik dengan tumbuhan yang hidup di kawasan yang jauh dari pabrik, maka kita akan melihat perbedaan keduanya. Itulah bukti bahwa tidak hanya manusia yang bisa mengalami keracunan air yang terkontaminasi. Memang, awalnya dampak dari air yang terkontaminasi itu tidak bisa kita rasakan. Hingga akhirnya kontaminan itu tertumpuk dalam tubuh dan menyebabkan masalah, baru kita tahu. Dan saat kita tahu, semuanya tentu sudah terlambat.

Hal ini bisa langsung kita lihat dari tanaman yang hidup di daerah rawan limbah pabrik. Di mana mereka memiliki sedikit air bersih untuk hidup dan akhirnya perlahan mati ketika daya tahan tubuhnya sudah tidak mampu lagi melakukan perlawanan terhadap kontaminan yang ada. Layaknya tumbuhan yang layu setelah beberapa waktu, tubuh manusia pun memiliki keterbatasan yang kemudian tidak bisa menahan kontaminan jahat yang bersarang dalam air. Maka dari itu, dibutuhkan solusi terbaik untuk mencegah semua ini.

Tentang kegunaan saringan air tradisional dan filter air

Perbedaan Saringan Air Tradisional dan Filter Air

Saringan air Vs filter air

Saringan air tradisional menjadi salah satu cara murah yang bisa diambil untuk mendapatkan air yang bersih dan sehat. Saringan ini biasanya berupa ijuk, pasir, kaporit, dan yang lainnya yang harus ditumpuk-tumpuk demi mendapatkan air bersih. Pemilihan jenis saringan air juga didasarkan pada kontaminan yang terkandung atau dengan kata lain tergantung pada masalah air yang ada di satu daerah. Karena sudah dibuktikan bahwa kandungan air di setiap tempat berbeda tergantung dari kondisinya.

Air yang dekat dengan sawah misalnya, biasanya memiliki masalah berupa air sumur kuning, air sumur keruh, hingga air amis karena mengandung banyak zat besi atau Fe. Maka dari itu, penanganan yang cepat harus dilakukan agar bisa mendapatkan saringan air tradisional dan filter air terbaik. Dua solusi ini bisa menjadi alternatif terbaik untuk kehidupan sekarang dan di masa yang akan datang. Namun, apakah akan selalu efektif jika pencemaran semakin hari semakin meningkat?

Keseimbangan kemajuan teknologi dan penanggulangan dampak

Filter air menjadi salah satu solusi mutlak yang harus diciptakan dan terus dikembangkan guna mendapatkan air bersih dan sehat ini. Saringan air tradisional mungkin bisa menjadi solusi yang baik untuk sementara ini, namun seiring dengan keterbatasan waktu, filter air Nicofilter yang memiliki teknologi canggih dan bisa menghasilkan air sehat dan bersihlah yang bisa mengatasi semua itu. Cara modern ini bisa menjadi solusi efektif di tengah kemajuan teknologi yang berdampak buruk kepada lingkungan.

Demikian informasi tentang saringan air tradisional dan filter air berteknologi. Semoga bermanfaat.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *